Cara Sukses Mendapatkan Pekerjaan Sesuai Keinginan

Cara Sukses Mendapatkan Pekerjaan Yang Anda Inginkan

Sukses Mendapatkan Pekerjaan

Sejak kecil, orang tua memilihkan sekolah yang menurut mereka paling baik sesuai dengan pemikiran dan dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Semua seolah – olah sudah menjadi hal yang otomatis, dan berurut. Pada akhirnya harus kuliah jika keuangan orang tua mampu dan selanjutnya bekerja. Jika keuangan orang tua tidak mencukupi maka, sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), selanjutnya diarahkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan harapan sehabis lulus adalah bekerja.

Satu hal yang saya pertanyakan, mengapa kita harus bekerja?


Sejak saya lulus kuliah dari Program Diploma 3, Saya tidak terpikir hal yang lain selain bekerja. Impian Saya bekerja pada sebuah perusahaan besar dengan sehari-hari menggunakan baju kemeja dan berdasi. Sesederhana itu pikiran Saya. Bahwa Saya harus bekerja pada sebuah perusahaan. Padahal semasa masih kuliah, saya juga bekerja paruh waktu dengan cara ikut memberi les secara privat di Jalan Kejaksaan Bandung.

Dalam perjalanannya, Saya mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut setelah kurang lebih 13 tahun bekerja.

Mengapa kita harus bekerja?

Banyak orang termasuk Saya sendiri menjawab untuk mendapatkan uang, menghidupi kebutuhan sehari-hari, dan seterusnya, semua orientasi kita memang hanya uang dan hanya memikirkan diri kita sendiri.

Tahukah Anda?

Manusia adalah makhluk sosial, manusia membutuhkan manusia lainnya dan perusahaan merupakan bagian didalamnya. Apa jadinya jika kita hanya memikirkan diri kita sendiri padahal kita ingin bekerja, bekerja kepada orang lain. Dan parahnya fokus utama adalah diri sendiri berupa uang. Dimana kita akan mengetahui, uang saja tidak akan pernah mengembangkan potensi kita.

Menurut Saya, tujuan kita bekerja adalah memberi manfaat sebanyak mungkin kepada orang lain dan rejeki tersebut akan datang untuk Anda.

Duh, itu sangat ideal sekali.

Dari mana uang tersebut? tentunya dengan hasil pekerjaan. Dan Anda bisa menyelesaikan pekerjaan bersumber dari potensi Anda.

Dengan mengembangkan potensi didalam pekerjaan, maka uang pun akan mengikuti.

Tetapi jika kita fokus hanya kepada uang saja, maka kita tidak akan pernah cukup dan puas. Anda akan mengeluhkan kondisi uang yang diterima tidak pernah cukup.

Rejeki tersebut bukan hanya uang, dapat berupa kesehatan, ilmu yang didapat dalam bekerja, atau keahlian, menambah pertemanan, dan secara keseluruhan adalah meningkatkan potensi Anda. Jika Anda hanya fokus kepada mendapatkan uang maka sebaiknya Anda merefleksikan kembali, dari mana uang tersebut.

Hal ini menjadi landasan utama dalam memulai perjalanan mencari pekerjaan. Dalam bekerja ada peraturan yang harus kita patuhi, serta sejatinya mencari pekerjaan bukanlah sebuah coba-coba.

Jika Anda saat ini sedang mencari pekerjaan dan masih juga belum mendapatkan pekerjaan. Coba teliti kembali tujuan Anda bekerja, selanjutnya teliti apakah sesuai dengan kualifikasi yang diperlukan. Jika tidak sesuai, jangan pernah melamar atau membuat lamaran. Anda hanya membuang waktu dan tenaga juga uang untuk mengirimkan lamaran tersebut.

Jangan coba-coba karena saya ulang kembali, sejatinya melamar pekerjaan bukanlah sebuah coba-coba.

Perusahaan dalam membuka lowongan pekerjaan mencari karyawan yang qualified.

Mengapa?

Karena perusahaan pada dasarnya didirikan dengan prinsip [su_label type=”success”]profit oriented[/su_label]. Meskipun itu berbentuk sebuah yayasan. Karena dengan profit akan menghidupi perusahaan tersebut.

Anda juga tidak mau kan kalau hanya dibayar dengan sebuah doa?

Bekerjalah dengan setulus hati karena Upahmu besar disurga.. #duh

Sebagai pencari kerja, apakah Anda sudah memikirkan kebutuhan perusahaan tersebut atas kualifikasi Anda? Jangan membuang uang dengan mengirimkan lamaran yang tidak sesuai dengan kualifikasi. Cermatlah dalam berpikir dan bertindak.

Jika Anda memang belum bisa memenuhi kualifikasi tersebut, ada 2 hal yang dapat Anda lakukan:

  • Mengikuti kursus atau pelatihan dalam rangka pemenuhan kualifikasi; atau
  • Berpikir mulai untuk usaha sendiri.

Mengapa Saya menyampaikan hal tersebut?

Biasanya setiap perusahaan memiliki kualifikasi yang hampir sama atau mirip, jadi jika Anda tetap memaksakan mencari perusahaan lain, kemungkinannya sama, gagal.

Sedangkan berpikir mulai usaha, adalah keputusan yang tepat dari pada Anda membuang uang, waktu dan tenaga hanya untuk memaksakan mengajukan lamaran pekerjaan.

Mungkin ada yang berhasil dengan metode memaksakan tanpa sesuai dengan kualifikasi dan BERHASIL, tapi saya beritahu, jika perusahaan tersebut menerapkan tata kelola yang baik, maka jenis pekerjaan yang ada akan disesuaikan dengan kemampuan atau kualifikasinya, karena hal itu menentukan tingkat gaji serta fasilitas yang diberikan.

Jadi Anda akan dibayar seperti apa?

Berarti perusahaannya?

Anda bisa menjawab sendiri.

Ingat, kita bisa sukses jika kita mampu berpikir untuk memenuhi kebutuhan orang lain, bukan sekedar memenuhi kebutuhan sendiri. Orang lain akan menghargai Anda jika Anda membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Sebaliknya orang lain akan mencibir dan menjauhi jika Anda mengabaikan kebutuhan mereka dan lebih fokus pada pemenuhan keinginan sendiri.

Jutaan pengangguran di Indonesia ini selalu menjadi sasaran empuk ketika pemimpin daerah atau legislatif berkampanye.

Ada apa sebenarnya?

Jawabannya sederhana, lapangan kerja itu tidak terbatas, tetapi yang terbatas adalah orang – orang yang mampu memanfaatkan peluang itu dengan baik. Peluang apa? Peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan potensi yang Anda miliki.

Jika Anda bekerja sesuai dengan potensi Anda, maka Anda akan bahagia dalam mengerjakan pekerjaan Anda, jika Anda bahagia maka produktivitas akan tinggi, selanjutnya adalah rejeki tadi yang akan menghampiri. Salah satunya adalah uang.

Produktivitas selalu mendatangkan rejeki, sedangkan kemalasan akan mendatangkan kemiskinan.

Selanjutnya…

Apa yang harus Anda lakukan?

Jika Anda ingin mencari pekerjaan, miliki terlebih dahulu Keterampilan Bekerja.

Keterampilan bekerja adalah kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan secara mandiri atau menciptakan sesuatu yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun juga orang lain.

Keterampilan bekerja itu seperti apa?

Begini…

Anda saat ini memiliki pendidikan apa?

Sesuaikan dengan pendidikan yang Anda miliki ini sebagai pondasi dasar. Misalnya pendidikan Anda adalah SMA, dan Anda adalah perempuan maka biasanya untuk perempuan dengan pendidikan SMA adalah teller untuk beberapa bank kecil, atau perusahaan kecil.

Selanjutnya apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang memiliki ijasah sama?

Berarti Anda perlu menambahkan keterampilan. Contohnya Anda mampu membuat slide presentasi menggunakan software MS Office, atau Anda memiliki sertifikat bidang keuangan yang menunjang Anda berbeda dengan orang lain.

Ingat bahwa orang lain (perusahaan) membeli potensi Anda, keterampilan bekerja Anda.

Jika dalam waktu yang sama, terdapat pendidikan, pengalaman kerja, kepribadian yang tidak terlalu jauh bahkan dikategorikan sama, maka apa yang membedakan Anda?

Jawabannya tentu keterampilan.

Di kantor, Saya sulit sekali untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Pada saat yang sama, lamaran begitu banyak yang masuk. Bahkan ketika membuka lowongan pekerjaan dengan menggunakan tenaga profesional pun masih terasa sulit. Lamaran yang masuk adalah yang tidak sesuai dengan kualifikasi.

Hal yang sungguh dilematis.

Ok mari kita mulai …

#1. Baca dan Pelajari Perusahaan Yang Membuka Lowongan Kerja

Iklan lowongan kerja dapat kita dapatkan secara mudah. Contohnya dari kampus tempat Anda dulu kuliah, atau melalui internet, media cetak. Temukan sebanyak-banyaknya dan kumpulkan dalam sebuah Daftar Nama Perusahaan

Jika ada iklan yang sesuai dengan kualifikasi Anda maka, selanjutnya adalah mencari tahu perusahaan tersebut. Caranya adalah:

  1. Melalui Google, ketikan saja nama perusahaannya atau jika sudah ada alamat web nya silakan Anda buka dan cari tahu perusahaan apa;
  2. Langsung ke lokasi perusahaan tersebut.

Penting untuk Anda mengenali dan mencari tahu perusahaan yang akan Anda kirimi surat lamaran. Tujuannya sederhana, setidaknya meyakinkan perusahaan tersebut ada, bukan penipuan kemudian Anda juga mendapatkan gambaran awal jenis pekerjaan yang akan Anda ajukan lamaran.

Seringkali saya bingung, jika ada pelamar yang ketika ditanya tidak mengetahui posisi apa yang akan ditempati, bahkan perusahaan jenis apa.

Jadi Anda akan melamar pekerjaan apa?

Selanjutnya, jika Anda telah mengetahui jenis perusahaan, posisi yang akan diajukan setidaknya memberikan gambaran awal yang cukup jika Anda masuk dalam tahap wawancara.

Selanjutnya…

Surat Lamaran yang menarik

#2. Buat Lamaran Yang Singkat dan Menarik

Tidak hanya Anda saja yang mengajukan lamaran, coba bayangkan jika ada 20-30 lamaran yang masuk untuk posisi tersebut, bagaimana surat lamaran Anda dapat menarik pihak perusahaan (biasanya Human Resource Department atau Human Capital)?

Untuk itulah maka Anda harus membuat surat lamaran yang menarik dan juga singkat.

 Bagaimana caranya?

#Jika Anda mengirimkan surat lamaran secara fisik, maka beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam surat lamaran adalah:

  • Pilih kertas yang baik, sesuaikan dengan pembuatan surat yang akan Anda lakukan. Jika diketik sebaiknya gunakan jenis kertas A4 dan jika ditulis tangan gunakan kertas folio bergaris;
  • Tulis dengan rapi, tidak ada hapusan dan coretan;
  • Isi surat jelas, ringkas, dan setiap bagian surat diisi dengan tepat sehingga pihak perusahaan bisa mengerti maksud anda dan dapat menerimanya dengan baik;
  • Susun kalimat surat lamaran kerja dengan baik dan benar. Jangan menggunakan bahasa gaul yang tidak patut dicantumkan diakhiri dengan tanda tangan Anda pada penutup;
  • Jaga kerapihan kertas surat, tidak kotor dan kusut;
  • Lampiran lengkap sesuai dengan yang tertulis dalam surat lamaran dan sesuai dengan kualifikasi yang diminta oleh perusahaan, contohnya adalah Curriculum Vitae (CV). Curriculum Vitae adalah modal kamu memperkenalkan dan unjuk diri sementara bagi HRD, serta memberi gambaran singkat profil calon pelamar. Di dalam Curriculum Vitae memuat informasi rekam jejak riwayat pendidikan, keluarga, dan prestasi yang pernah diraih. Sertifikat pendukung lainnya yang akan menjadi kriteria tambahan atas kemampuan dan potensi Anda sehingga HRD lebih mempertimbangkan Anda.
  • Lakukan pemeriksaan ulang sebelum anda mengirimnya.

#Jika Anda menggunakan surat lamaran secara elektronik (e-mail):

  • Gunakan Microsoft Word atau aplikasi sejenis untuk menulis dengan jenis huruf arial atau calibri ukuran 11 atau 12 dan spasi adalah 1,5;
  • Gunakan alamat e-mail yang jelas dan menyatakan nama Anda, jangan menggunakan nama-nama panggilan atau nama sulit (contoh: [email protected]), ingat Anda secara resmi melamar pekerjaan;
  • Isi surat jelas, ringkas, dan setiap bagian surat diisi dengan tepat sehingga pihak perusahaan bisa mengerti maksud anda dan dapat menerimanya dengan baik;
  • Penggunaan bahasa baik dan setiap kalimat serta ejaan tertulis dengan benar dan diakhiri dengan scan tanda tangan Anda pada penutup;
  • Ubah bentuknya menjadi PDF dengan ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm). Untuk lampirannya sama seperti mengirimkan surat lamaran secara fisik.

Saya menyarankan jika Anda harus mengirimkan surat lamaran secara elektronik (e-mail), gunakan file dengan tipe PDF, agar lebih ringan dan memudahkan pihak HRD perusahaan yang Anda tuju.

Ini adalah contoh template Contoh Surat Lamaran dan CV

Beberapa Hal yang Harus diperhatikan:

#Huruf Typo

Setelah mengetik surat lamaran baca ulang dan perhatikan tulisan sebelum surat lamaran dikirim. Kesalahan ketik bisa merugikan kamu di mata HRD karena Anda dianggap tidak teliti.

Ada baiknya buat konsep lebih dahulu sebelum mengetik surat lamaran. Setelah selesai mengetik, baca dahulu dengan teliti sebelum dicetak (print) atau kirim via email. Jangan sampai terjadi salah ketik (typo).

#Isi CV

Jangan terjebak dengan membeberkan sederetan prestasi yang diraih sehingga membuat CV terlalu panjang dan membosankan bagi yang membacanya. Berikan informasi yang dapat mendukung alasan bahwa kamu cocok untuk posisi yang dilamar. CV harus singkat dan padat, normalnya terdiri dari dua halaman.

#File Attachment Kebanyakan

Saat mengirim melamar pekerjaan melalui e-mail, surat lamaran yang menjelaskan tentang diri Anda secara singkat dan alasan melamar posisi yang diinginkan ditulis pada body text. Di samping itu, surat lamaran dikirim melalui file attachment dalam format PDF berikut data-data pendukung seperti scan CV, foto, ijazah.

Jangan terlalu banyak mengirimkan data pada file attachment sebab selain membosankan bagi yang membacanya, akan membuat file berat saat dibuka. Oleh karena itu ada baiknya, file yang akan dikirim dikompres terlebih dahulu dan jangan terlalu banyak.

Selesai…

Jika Anda ada ingin ditambahkan, pertanyaan atau tanggapan, silakan isi dikolom komentar. Semoga dapat membantu Anda menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan Anda.

William Setiadi

Seorang Karyawan yang menyenangi buku-buku tentang Kepemimpinan, SDM . Media Blog ini merupakan tempat berbagi pengalaman.