Inisiatif Membuat Program Sangatlah Mudah, Selanjutnya Bagaimana?
11 Mar 2018

Inisiatif Membuat Program Sangatlah Mudah, Selanjutnya Bagaimana?

inisiatifMemasuki bulan Maret 2018, banyak perusahaan khususnya lembaga perbankan yang merilis kinerja keuangan dan organisasinya. Kita menyaksikan sendiri bagaimana Koran harian keuangan mengabarkan bagaimana prestasi gemilang ditorehkan oleh perusahaan-perusahaan besar ditahun lalu.

Sejumlah rencana pun telah dibuat oleh para pemimpin atau pemangku kebijakan dengan mempertimbangkan strategi penetrasi usaha maupun juga posisi tawar perusahaan dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Dari serangkaian rencana yang akan dijalankan di tahun ini, kita melihat begitu banyak inisiatif atau project yang akan diluncurkan. Sejatinya, program atau project yang akan diluncurkan harus sejalan dengan visi perusahaan atau organisasi. Beragam program yang akan dilaksanakan merupakan salah satu upaya mempertahankan keberlangsungan posisi organisasi atau perusahaan.

Dalam proses perencanaan program atau project seringkali kita ramai dan mempersiapkan acara peresmian atau peluncuran program tersebut secara besar-besaran. Kita ingin agar peluncuran program itu diketahui oleh semua orang termasuk juga kompetitor kita.

Heboh…

Sebuah kata yang menggambarkan hasil dari peluncuran program tersebut.

Dinamika perjalanan sebuah program diibaratkan bergerak seturut huruf “S” atau mungkin kita mengenai dengan nama Kurva S.

Dinamakan Kurva S karena 

Oleh karena itu tidak mengherankan, bila setiap peresmian atau peluncuran sebuah program selalu dipersiapkan semarak, meriah dan penuh semangat. Mengundang para pejabat, orang-orang terkenal, seremoni pembukaan, acara gunting pita, pidato dari pihak-pihak terkait yang penuh dengan semangat.

Lantas selanjutnya bagaimana?

Selesai peresmian, kita berupaya menjaga dinamika program agar tetap berjalan sebagaimana target dan perencanaan. Namun tak jarang, selesai hiruk pikuk peresmian atau peluncuran sebuah program, diam-diam kita membiarkan agenda program tersebut mangkrak alias berhenti begitu saja tanpa jejak. Seolah-olah sudah selesai diketahui oleh publik dan tidak tahu lagi bagaimana pelaksanaan apalagi pencapaian dari tujuan program tersebut.

Lagi-lagi, mengikuti gerak huruf S, pelan-pelan antusiasme pun menurun, hingga suatu saat bergerak melandai rata.

Ini adalah titik paling krusial dalam siklus huruf “S”.

Jika garisnya semata bergerak merata, maka suatu saat akan menurun dan pelan-pelan menghilang begitu saja. Fenomena ini disebut juga sebagai Execution Inertia atau biasanya disebut “kelembaman eksekusi”.

Sebaliknya, jika bisa bangkit bergera ke atas, maka kita menemukan “momentum” pertumbuhan yang memungkinkan sebuah inisiatif bergerak secara akseleratif.

inisiatif

Dalam buku The 4 Disciplines of Execution: Achieving Your Wildly Important Goals, sebuah buku karangan Chris McChesney, Sean Covey dan Jim Huling, mengingatkan 4 disiplin yang harus dimiliki oleh sebuah organisasi agar eksekusi rencana kerja dapat berlangsung tajam.

Dikutip dari situs Forbes,  apakah 4 disiplin eksekusi ini dan bagaimana implementasinya:

    1. Discipline 1 – The discipline of focus. Extraordinary results can only be achieved when you are clear about what matters most. As simple as this principle may sound, few leaders ever master it. 4DX teaches why focus is so critical and how to overcome your biggest source of resistance.
    2. Discipline 2 – The discipline of leverage. With unlimited time and resources, you could accomplish anything. Unfortunately, your challenge is usually the opposite: accomplish more with less. 4DX shows leaders where they can find real leverage and how to use it to produce extraordinary results.
    3. Discipline 3 – The discipline of engagement. You have the authority to make things happen, but you want more than that – you want the performance that only passion and engagement can produce. 4DX enables leaders to rise from authority-driven compliance to passion-driven commitment in themselves and the people they lead.
    4. Discipline 4 – The discipline of accountability. No matter how brilliant your plan or how important your goal, nothing will happen until you follow through with consistent action. 4DX brings the practices that drive accountability and follow through, despite a whirlwind of competing priorities.

 

Dari 4 Disiplin yang disampaikan pada Buku The 4 Disciplines of Execution: Achieving Your Wildly Important Goals, kesimpulannya adalah bahwa yang pertama dan utama adalah Sikap Fokus.

Fokus membuat seseorang mengerahkan seluruh atensi dan energinya untuk melakukan apa yang sudah direncanakan serta dipersiapkan. Fokus juga membuat seseorang menjadi setia terhadap apa yang sudah dimulainya, tak mudah terdistraksi dengan hal-hal baru yang muncul belakangan.

Jadi alih-alih kita heboh saat peresmian, lebih baik kita fokus dan setia untuk mencapai keseluruhan perencanaan yang dibuat dalam agenda. Hal ini lebih berarti serta bermanfaat dalam menjaga keberlangsungan usaha sebuah organisasi atau perusahaan dibandingkan dengan kehebohan sesaat namun selanjutnya hilang dan makrak ditengah jalan.

Summary
Inisiatif Dalam Membuat Program Sangatlah Mudah, Selanjutnya Bagaimana?
Article Name
Inisiatif Dalam Membuat Program Sangatlah Mudah, Selanjutnya Bagaimana?
Description
Inisiatif dalam membuat sebuah program yang dituangkan dalam agenda perencanaan tidaklah cukup tanpa eksekusi yang jelas. Alih-alih kita heboh dalam peresmian atau peluncuran program lebih baik diam dalam keheningan namun target program tercapai serta terlaksana.
Author
Publisher Name
WS|William Setiadi
Publisher Logo