New Monday, New Goals. Semangat Senin di Tahun Baru

New Monday, New Goals. Semangat Senin di Tahun Baru

new monday new goal

Selamat Tahun Baru 2020

Di hari Senin pertama tahun 2020, saya teringat nasihat saat masa kecil. Tentu saja saya ingin menuliskan sesuatu yang bersemangat di media blog ini. Tahun demi tahun kita terus belajar.

Selain itu juga bagi dunia pekerjaan yang saya geluti, hari Senin menjadi sebuah waktu untuk mencapai goal yang baru. Istilahnya “New Monday, New Goal”

Nasihat waktu kecil:

“Jika kita tidak punya uang untuk membeli sesuatu, maka tidak usah kita meminta atau memaksakan untuk membelinya”.

Lama sekali saya meyakini nasihat ini dan sedikit banyak mempengaruhi pikiran dan sikap saya. Rasa minder karena tumbuh dalam kondisi kekurangan. Sehingga saat sudah mulai bekerja dan memiliki uang, baru saya bisa membeli barang yang saya inginkan. Salah satunya adalah buku yang semalam saya baca saat membuat artikel ini dan menemukan cerita kerbau dan kodok.

Setiap pagi, kerbau seringkali bersungut-sungut karena harus bekerja setiap hari, menarik bajak di bawah sengatan panas terik matahari. Sementara hidup sang kodok hanya berkubang di tempat sejuk, tak perlu susah payah mencari makan karena mangsa malah lebih sering mendatanginya. Setiap saat, sang kodok hanya bernyanyi.

Suatu ketika, kerbau menghardik kodok saat harus menarik bajak, sementara kodok lagi-lagi hanya bernyanyi. Bagi kerbau, nyanyian kodok itu seperti penghinaan. Tak terima dihardik kerbau, kodok membalas dengan marah, “Dasar kerbau dungu! Jangan dikira cuma kamu yang berbadan besar yang bisa menarik bajak. Saya juga bisa membuat badan saya sebesar kamu!”

Kerbau menertawakan apa yang dikatakan oleh kodok. Karena tidak terima penghinaan kerbau, kodok mendemonstrasikan kebolehannya dalam membesarkan badannya. Ia membesarkan kantong suaranya supaya badannya menjadi besar..makin besar…makin besar…sampai kantong suaranya pecah dan matilah kodok.

Sekilas nasihat ini benar, hingga suatu ketika saya menemukan sebuah inspirasi yang berbeda dari buku yang saya baca, salah satunya adalah buku-buku ber-genre biografi seperti Barack Obama, Steve Jobs ataupun Presiden RI ke-8 yaitu Joko Widodo.

Dalam buku-buku biografi tersebut, masing-masing orang hebat itu bercerita tentang perjuangan hidup mulai dari bukan siapa-siapa sampai suatu ketika sukses menjadi seorang pejabat negara, pengusaha ternama atau pun tokoh yang dipuja.

Ketika membaca kisah perjalanan hidup mereka, ada perbedaan lain dari nasihat yang saya dapatkan sejak kecil. Berbeda dengan cerita kerbau dan kodok. Dari perjalanan hidup orang-orang sukses tadi bukan sekedar dengan membesarkan kantong suaranya seperti cerita kerbau dan kodok melainkan benar-benar membuat dirinya menjadi besar. Diri dan kantong suara itu tak pecah, tetapi berkembang menjadi sangat besar. Bukan hanya menjadi kerbau, tetapi barangkali akhirnya menjadi gajah.

Barangkali, jika mereka mengikuti saja nasihat orang-orang tempo dulu atau mungkin orang tua mereka, hari ini tidak ada orang luar biasa yang berangkat dari tempat biasa-biasa saja, atau orang hebat yang berangkat dari bukan siapa-siapa.

Jadi saya berkesimpulan bahwa orang ternyata bisa mengubah nasib lahirnya sebagai orang biasa menjadi luar biasa.

Lalu bagaimana caranya?

Setidaknya ada 3 hal yang saya pelajari, yaitu:

  1. Masing-masing kita harus memahami sungguh apa yang menjadi keunikannya, yang membedakannya dengan orang lain dan pantas dicatat sebagai orang istimewa. Setiap kita harus mengenali kekuatan diri kita sendiri dan mengeksplorasi kekuata dalam diri sendiri sehingga diri kita akan dilihat dalam lingkungan kita. Setiap kita adalah unik dan pasti memiliki kelebihan itu.
  2. Harus diakui bahwa seseorang ‘muncul ke permukaan’ dan menjadi hebat karena lingkungan yang memberi nilai baik. Nilai yang muncul karena seseorang mempunyai sikap yang pas untuk hidup dalam lingkungannya.
  3. Membangun network atau jejaring. Jejaring menjadi pengungkit bagi seseorang untuk mengungkap kekuatan pribadinya. Ada banyak pengusaha atau pemimpin yang sukses karena dikelilingi dan bergaul dengan orang yang tepat.

Kita semua mengetahui dan mengalami bahwa hidup tidak selamanya dipenuhi oleh kegembiraan, keberhasilan, ataupun juga kesuksesan. Tetapi ada juga kegalauan, keresahan ataupun kecemasan.

Namun setidaknya dengan tulisan ini, setidaknya memberikan inspirasi baru, semangat baru dalam kondisi apapun serta mudah-mudahan juga menemukan solusi atas setiap tantangan yang dihadapi. Mari terus semangati hidup kita.

Selamat menjalani hidup.

Summary
New Monday, New Goals. Semangat Senin di Tahun Baru
Article Name
New Monday, New Goals. Semangat Senin di Tahun Baru
Description
New Monday, tentang hari Senin yang seringkali menjadi hari yang malas. Terlebih mengawali minggu, sejumlah target telah siap menurunkan motivasi kita.
Author
Publisher Name
WS| William Setiadi
Publisher Logo