William Setiadi - Page 4 of 4 - "Life Is About Sharing.."

8 Cara Mudah Menjadi Seorang Profesional Untuk Beragam Profesi Anda

8 Cara untuk menjadi seorang profesional

Kita sering mendengar kata profesional, namun seperti apa wujudnya? Menjadi seorang profesional bukanlah pekerjaan yang mudah. Untuk mencapainya, diperlukan usaha yang keras, karena ukuran profesionalitas seseorang akan dilihat dua sisi. Teknis keterampilan atau keahlian yang dimilikinya, serta hal-hal yang berhubungan dengan sifat, watak, dan kepribadiannya. Apapun profesi Anda, sikap profesional adalah kunci kesuksesan.

Banyak pencari kerja hanya mengandalkan kemampuan yang dimiliki saja untuk melamar pekerjaan, tanpa memahami bahwa sikap profesional menjadi hal mutlak yang dimiliki. Terlebih jika hanya memikirkan gaji saja.

Setidaknya, ada 8 cara mudah menjadi seorang profesional untuk beragam profesi Anda, apa saja itu?

Selanjutnya

Kekuatan Menjaga Motivasi Dalam Menjalani Kehidupan

Kekuatan Menjaga Motivasi williamsetiadi.com

Apakah Anda lelah menjalani rutinitas setiap harinya?

Rutinitas setiap hari yang menggerus semua motivasi Anda, sehingga Anda merasa tidak bersemangat untuk bekerja.

Setiap hari pergi di pagi hari dan pulang malam, jalanan yang macet dan sampai ke tempat kerja dengan mood tidak bersemangat, suguhan berita-berita negatif, pekerjaan setumpuk dengan target harian, mingguan, bulanan, tahunan, kondisi tempat bekerja yang tidak mendukung Anda berkreatifitas, kebuntuan dalam bekerja.

Semua hal diatas adalah kenyataan hidup yang kita hadapi. Bagaimana cara menjaga motivasi dalam bekerja atau menjalani kehidupan yang luar biasa beratnya?

Selanjutnya

Cara Sukses Mendapatkan Pekerjaan Yang Anda Inginkan

Sukses Mendapatkan Pekerjaan

Sejak kecil, orang tua memilihkan sekolah yang menurut mereka paling baik sesuai dengan pemikiran dan dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Semua seolah – olah sudah menjadi hal yang otomatis, dan berurut. Pada akhirnya harus kuliah jika keuangan orang tua mampu dan selanjutnya bekerja. Jika keuangan orang tua tidak mencukupi maka, sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), selanjutnya diarahkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan harapan sehabis lulus adalah bekerja.

Satu hal yang saya pertanyakan, mengapa kita harus bekerja?

Selanjutnya